Life is too short to be wasted in finding answers. Enjoy the questions!
— Paulo Coelho (via kari-shma)
Reblogged from Quote Book:

Pergilah jelajahilah dunia, lihatlah dan carilah kebenaran dan rahasia-rahasia hidup; niscaya jalan apapun yang kaupilih akan mengantarkanmu menuju titik awal. sumber kebenaran dan rahasia hidup akan kau temukan di titik nol perjalananmu. perjalanan panjangmu tidak akan mengantarkamu ke ujung jalan, justru akan membawamu lagi ke titik permulaan.

Pergilah untuk kembali, mengembaralah untuk menemukan jalan pulang. sejauh apapun kakimu melangkah, engkau pasti akan kembali ke titik awal.

— Paulo Coelho dalam The Alchemist
stay away, you, UAS -_-“ 
merabaindonesia:

sodamntypical1:

I must go.

Nice 

stay away, you, UAS -_-“ 

merabaindonesia:

sodamntypical1:

I must go.

Nice 

Reblogged from Meraba Indonesia
eschakra:

Sebuah Tanya
“akhirnya semua akan tibapada suatu hari yang biasapada suatu ketika yang telah lama kita ketahuiapakah kau masih berbicara selembut dahulu?memintaku minum susu dan tidur yang lelap?sambil membenarkan letak leher kemejaku”
(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangikau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi surammeresapi belaian angin yang menjadi dingin)
“apakah kau masih membelaiku semesra dahuluketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat”
(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)
“apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semuakecuali dalam cinta?”
(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. seperti kabut pagi itu)
“manisku, aku akan jalan terusmembawa kenangan-kenangan dan harapan-harapanbersama hidup yang begitu biru”

—————————————————————
ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkahada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di mirazatapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayangku
bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucuatau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mendala wangiada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danangada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra
tapi aku ingin mati di sisimu sayangkusetelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanyatentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu
mari, sini sayangkukalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padakutegakklah ke langit atau awan mendungkita tak pernah menanamkan apa-apa,kita takkan pernah kehilangan apa-apa”
(Selasa, 11 November 1969)


-Soe Hok Gie-

eschakra:

Sebuah Tanya
“akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”
(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)
“apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat”
(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)
“apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta?”
(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. seperti kabut pagi itu)
“manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru”
—————————————————————
ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah
ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di miraza
tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayangku
bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mendala wangi
ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danang
ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra
tapi aku ingin mati di sisimu sayangku
setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya
tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu
mari, sini sayangku
kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku
tegakklah ke langit atau awan mendung
kita tak pernah menanamkan apa-apa,
kita takkan pernah kehilangan apa-apa”
(Selasa, 11 November 1969)


-Soe Hok Gie-
Reblogged from Celoteh Receh
jelajahnegeriku:

Selamat Datang para pendaki di Ranu Kumbolo!rasakan sensasinya. Mahameru memang masih jauh.tapi tak ada salahnya sementara melepas lelah disini, bermalam, di Ranu Kumbolo

jelajahnegeriku:

Selamat Datang para pendaki di Ranu Kumbolo!
rasakan sensasinya. Mahameru memang masih jauh.
tapi tak ada salahnya sementara melepas lelah disini, bermalam, di Ranu Kumbolo

Reblogged from Jelajah Negeriku
jelajahnegeriku:

Mahameru - 3676 mdpl - 19 Mei 2012begitu ramai, begitu riuh, begitu mempesona

“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”-Soe Hok Gie-

jelajahnegeriku:

Mahameru - 3676 mdpl - 19 Mei 2012
begitu ramai, begitu riuh, begitu mempesona

“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”
-Soe Hok Gie-

Reblogged from Jelajah Negeriku
Reblogged from You had me at hello
Reblogged from You had me at hello
Reblogged from Designed for Life.